Sabtu, 08 Februari 2014
Kue Pudak Yang Unik dan Khas Di Gresik
Pudak, begitulah nama kuliner ini. Bentuknya cukup unik dan khas yang menggelembung menyerupai karung atau kantong. Bahan pembungkusnya juga menggunakan bahan alami berupa pelepah pinah yang kemudian dijahit sedemikian rupa.
Pudak ini merupakan oleh-oleh khas di Kota Gresik - Jawa Timur. Cukup mudah untuk memperoleh dan membeli kue pudak ini karena banyak dijual di penjuru kota Gresik.
Rasa Pudak ini cukup nikmat dengan tekstur yang kenyal tapi lembut. Ukurannya sebesar genggaman tangan remaja. Terasa cukup mengenyangkan bila memakan 2-3 bungkus pudak.
Proses pembuatan pudak ini tergantung pada adanya Ope ( pelepah pinang ) sebagai pembungkusnya. Entah karena faktor keuletan serat-seratnya atau faktor lainnya, Ope sudah sejak lama digunakan untuk membungkus pudak.

Para pembuat pudak tetap bertahan menggunakan Ope walau saat ini tersedia plastik atau kermasan lainnya yang lebih mudah dan praktis.

Pangkal pelepah daun pinang itu sendiri harus disamak lebih dahulu untuk memisahkan kulit luar dan kulit dalam. kulit bagian dalam inilah yang dimanfaatkan.

Setelah Ope dibersihkan dan dipotong-potong sesuai ukuran, kemudian dilipat dan dijahit dengan alur seperti huruf L tanpa sudut.

Sehingga sisi dan dasarnya tertutup dan membentuk ruang seperti gelas atau contong . Setelah adonan dituangkan di dalam contong, ujung kemasan yang terbuka dikuncupkan dan diikat dan selanjutnya dikukus.

Cara menjual Pudak juga menarik karena pudak dalam bentuk rentengan yang digantung secara berjajar. Konon, cara menjual pudak dengan cara menggantung ini selain untuk menarik perhatian, juga bisa menajdikan pudak lebih tahan lama. Disamping juga bisa menguarkan bau harum pudak.

Ada tiga jenis Pudak yang biasa dijual di berbagai sudut Kota Gresik seperti di Jalan Veteran atau di Jalan Sindujoyo dengan harga Rp 15.000- Rp 20.000 per renteng yang berisi 10 bungkus.

Pada dasarnya bahan pembuat kue pudak adalah tepung beras / tepung sagu , santan, dan gula pasir / gula merah.

Yaitu pudak yang berwarna putih yang terbuat dari tepung beras dan gula pasir, pudak yang berwana coklat yang terbuat dari tepung sagu dan gula jawa, dan pudak yang berwarna hijau yang terbuat dari tepung beras , gula pasir dengan pewarna dan aroma daun pandan.

====================
Baca juga dan Klik artikel menarik berikut ini :
Menambang Uang Melalui Facebook dan Twitter
Menambang Uang Melalui Facebook dan Twitter
Peluang Mendapatkan Dollar Via Internet
Museum Santet Di Surabaya
Tips Memasang Iklan Di Blog
Share Status di Fb/Twitter Dapat Komisi
Jenazah Utuh Dimakamkan 35 Tahun Di Tuban

Click : Nikmatnya Oleh-oleh Khas Tuban
Artikel-artikel Menarik lainnya bisa Anda baca
di Link berikut ini :
www.blogger.comblogspot.com
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar