Tampilkan postingan dengan label 10. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label 10. Tampilkan semua postingan
Minggu, 02 Maret 2014
10 Negeri Dongeng di Kehidupan Nyata
Mungkin Anda adalah salah satu orang yang pernah memiliki keinginan untuk pergi berkunjung ke negeri dongeng (Never Never Land)? Takjub dengan kehidupan para Hobbits atau Peterpan? Atau tercengang-cengang dengan keistimewaan negeri padang pasir dalam Star Wars misalnya?
Jangan bersedih, tempat-tempat ini akan membuat Anda bingung apakah Anda baru saja melangkah ke negeri sihir dan fantasi. Dengan alam yang tidak biasa, pemandangan yang tidak nyata, serta arsitektur negeri dongeng, tempat-tempat berikut ini dijamin akan membuat Anda masuk ke dunia yang tidak Anda kenal sebelumnya, persis seperti negeri dongeng yang ada di impian Anda selama ini.
1. COLMAR ~ PERANCIS

Daerah Colmar di Perancis telah dinyatakan sebagai kota yang paling indah di Eropa, seakan baru keluar dari negeri dongeng. Kota Kecil di Alsace ini terkenal bukan hanya karena arsitektur kota tuanya yang berwarna warni. Colmar, terletak di jalur Wine (anggur) Alsatian,
disebut sebagai “Pusat Alsatian Wine”. Kota ini mempunyai iklim yang hangat dan kota terkering kedua di Perancis tentu saja merupakan kota ideal untuk perkebunan anggur.
Seolah-olah sebagai Ibu Kota Anggur tidak cukup sebagai sebutannya, Colmar, dengan bangunan, taman, air mancur dan kanal-kanalnya disebut sebagai “Venesia Kecil” (La Petite Venise). Kota ini juga merupakan kota kelahiran dari Frédéric Bartholdi yang merupakan desainer Patung Liberty yang terkenal di New York, dan juga kota dari pelukis Martin Schongauer.
2. PULAU FAROE

Tak ada yang akan menyalahkan Anda kalau Anda mengira dari pertama kali melihat bahwa pulau ini memang dihuni para Hobbits dan Elves dari “The Lord Of The Rings”. Pulau ini berlokasi di antara Iceland dan Norwegia, di tengah-tengah Gulf Stream pada Samudra Atlantik Utara.
Terdiri dari 18 pulau, Pulau Faroe benar-benar adalah sebuah rumah dari pemandangan indah dan dramatic dari puncak Vulkanik serta ombak samudera yang menghantam garis pantainya yang berbatu-batu. Pulau ini benar-benar sangat magis serta misterius dengan pemandangannya yang membuat Anda terbawa jauh ke dalam dunia fantasi daripada dunia nyata.
3. KASTIL NEUSCHWANSTEIN ~ JERMAN

Kalau Anda berpikir bahwa ini adalah Istana Disneyland, Anda super salah meskipun Anda tidak bisa disalahin 100% karena memang istana ini terlihat seperti dihuni putri-putri cantik berambut emas. Pada kenyataannya adalah Neuschwanstein Castle ini lebih nyata daripada yang Anda pikirkan.
Dikontruksi pada sebuah bukit pada abad ke-19 untuk Ludwig II, namun isi dari kastil sangatlah revolusioner pada waktu itu : bangunan ini mempunyai air yang mengalir terus menerus dengan toilet yang otomatis flushing di setiap lantainya, serta system penghangat (yang di jaman itu sudah sangat MEWAH banget). Saat ini, Neuschwanstein terletak di perhentian utama perjalanan romantic, menyusuri sejarah Bavaria dengan kota-kota dan kastil-kastilnya yang melegenda.
4. CAPPADOCIA ~ TURKI

Jika memang ada sebuah dongeng tentang negeri magis yang berdasar dari tanah liat, dan pasti tempatnya berasal dari Cappadocia. Daerah yang terkenal ini terletak di tengah Turki dan sangat terkenal untuk kerajinan pot serta formasi batu yang unik, dimana para rakyat zaman dahulu mengukir rumah mereka dan gereja di batu-batu tersebut.
Daerah ini juga terkenal untuk batu aneh dengan formasi yang disebut “Cerobong Peri” yang bisa ditemukan dalam berbagai bentuk seperti Cone, jamur, kolom dan batu lancip. Tradisi tanah liat dan keramik di Turki merupakan kerajinan paling tua di dunia yang bermula dari abad ke-8.
5. HOI AN ~ VIETNAM

Jika Anda sudah pernah ke Vietnam, Anda pasti tidak akan melewatkan Hoi An. Kota kecil yang sangat penuh warna, magis, serta luar biasa indah ini adalah lebih seperti rumah bagi lentera sutra. Terletak di pantai Laut Cina Selatan, kota ini pada dulunya merupakan pelabuhan penting dan pusat perdagangan.
Saat ini, banyak traveler dan backpacker menemukan negeri dongeng pada kota ini dan tidak bisa mengalihkan diri dari pesonanya. Atmosfir Hoi An merupakan sebuah gabungan yang indah dari keramahan para penduduknya, serta arsitekturnya yang seperti keluar dari Negeri dongeng, dan tidak heran kalau kota ini menjadi salah satu kota tujuan paling diincar di Asia Tenggara.
6. GREENLAND

Tidak tersentuh, terpencil, dan sulit dijangkau, Greenland adalah sebuah alam liar dimana banyak jalan yang belum ada, pemandangan yang belum terjamah dan tentu saja membuat mulut Anda menganga lebar-lebar.
Dengan tidak adanya pohon, jalan, dan serta hampir tidak ada orang, pulau ini tentu saja membuat Anda berpikir lebih banyak diisi oleh Dwarf daripada manusia. Meskipun dingin, Greenland adalah sebuah tempat yang tidak terlupakan dengan auroranya yang magis dan rumah-rumahnya yang berwarna-warni.
7. VENICE ~ ITALY

Venesia sangat sulit ditandingi. Arsitektur yang membuat Anda terpelongo, kanal-kanal yang unik, serta percampuran dari pemandangan fantastis dan atmosfir luar biasa adalah sesuatu yang tidak dimiliki oleh sembarang tempat. Venesia seperti diimpor dari dimensi lain, meskipun Koran New York Time mendeskripsikannya sebagai “Tidak diragukan sebagai kota paling indah yang dibangun oleh manusia.”
Terletak sepanjang 117 pulau kecil, Venesia mempunyai 455 jembatan, ratusan kanal dimana gondola romantic mengayuh perahu mereka melalui kota. Tentu saja ini adalah rumah dari Karnival venesia yang terkenal, Venice Biennale dan the Venice Film Festival. Gimana? Siap-siap bawa calon Anda kesini, dijamin langsung diterima lamarannya.
8. KATHMANDU ~ NEPAL

Indah dan Spiritual, ibukota Nepal, Kathmandu, benar-benar sebuah tempat magis bagi Anda. Dikelilingi oleh gunung-gunung besar, kota ini diisi dengan atmosfir indah, suara dan wangi eksotis dan kuil-kuil yang membuat Anda terkagum-kagum.
Meskipun Kathmandu adalah kota terbesar di Negara tersebut, kota ini memelihara aura fantasi dari kuil-kuil kuno, altar, serta arsitektur tradisional. Nampaknya tidak sia-sia Kathmandu dipanggil “Tanah Para Dewa” dikarenakan Kathmandu tidak terlihat seperti berada di dunia.
9. HUTAN BAMBU ~ JEPANG

Meskipun berlokasi di Kyoto, Jepang, dan tidak berhubungan dengan film, pemandangan Hutan Bambu menyerupai latar di film "Crouching Tiger, Hidden Dragon" or "House of Flying Daggers". Tidak heran kalau Anda membayangkan jadi Samurai dan berkelana di hutan ini dengan pedang Anda.
Hutan ini adalah sebuah contoh dari beratus-ratus hutan yang mengagumkan di Asia Tenggara. Bambu memang memainkan sebuah peran penting dalam budaya asia - sebagai lambang dari umur panjang di China, symbol persahabatan di India dan di Jepang, banyak kuil Shinto dikelilingi oleh hutan Bambu – dianggap sebagai penghalang suci untuk menghalau roh jahat.
10. SINTRA ~ PORTUGAL

Portugal mungkin terkenal dengan sepak bolanya bagi Anda. Tapi siapa sangka Portugal mempunyai puteri-puteri yang berkeliaran di kota Sintra. Semua orang yang mengunjungi kota magis ini, terletak tidak terlalu jauh dari Lisbon, dapat melihat keindahannya.
Istana Perrna, the Castelo dos Mouros (Kastil The Mouro), dan Palácio Nacional de Sintra (Istana Nasional Sintra) adalah tiga istana di kota itu yang sangat menakjubkan. Juga jangan lupa perhitungkan bahwa Pergunungan Sintra merupakan taman yang paling besar di Lisbon yang juga menambahkan pesona misterius kota ini.
Menakjubkan bukan? Nah, kalau Anda masih penasaran dengan kota-kota dongeng yang ada pada kehidupan nyata diatas, Anda dapat segera merencanakan untuk dapat berkunjung kesana.
Jangan bersedih, tempat-tempat ini akan membuat Anda bingung apakah Anda baru saja melangkah ke negeri sihir dan fantasi. Dengan alam yang tidak biasa, pemandangan yang tidak nyata, serta arsitektur negeri dongeng, tempat-tempat berikut ini dijamin akan membuat Anda masuk ke dunia yang tidak Anda kenal sebelumnya, persis seperti negeri dongeng yang ada di impian Anda selama ini.
1. COLMAR ~ PERANCIS

Daerah Colmar di Perancis telah dinyatakan sebagai kota yang paling indah di Eropa, seakan baru keluar dari negeri dongeng. Kota Kecil di Alsace ini terkenal bukan hanya karena arsitektur kota tuanya yang berwarna warni. Colmar, terletak di jalur Wine (anggur) Alsatian,
disebut sebagai “Pusat Alsatian Wine”. Kota ini mempunyai iklim yang hangat dan kota terkering kedua di Perancis tentu saja merupakan kota ideal untuk perkebunan anggur.
Seolah-olah sebagai Ibu Kota Anggur tidak cukup sebagai sebutannya, Colmar, dengan bangunan, taman, air mancur dan kanal-kanalnya disebut sebagai “Venesia Kecil” (La Petite Venise). Kota ini juga merupakan kota kelahiran dari Frédéric Bartholdi yang merupakan desainer Patung Liberty yang terkenal di New York, dan juga kota dari pelukis Martin Schongauer.
2. PULAU FAROE

Tak ada yang akan menyalahkan Anda kalau Anda mengira dari pertama kali melihat bahwa pulau ini memang dihuni para Hobbits dan Elves dari “The Lord Of The Rings”. Pulau ini berlokasi di antara Iceland dan Norwegia, di tengah-tengah Gulf Stream pada Samudra Atlantik Utara.
Terdiri dari 18 pulau, Pulau Faroe benar-benar adalah sebuah rumah dari pemandangan indah dan dramatic dari puncak Vulkanik serta ombak samudera yang menghantam garis pantainya yang berbatu-batu. Pulau ini benar-benar sangat magis serta misterius dengan pemandangannya yang membuat Anda terbawa jauh ke dalam dunia fantasi daripada dunia nyata.
3. KASTIL NEUSCHWANSTEIN ~ JERMAN

Kalau Anda berpikir bahwa ini adalah Istana Disneyland, Anda super salah meskipun Anda tidak bisa disalahin 100% karena memang istana ini terlihat seperti dihuni putri-putri cantik berambut emas. Pada kenyataannya adalah Neuschwanstein Castle ini lebih nyata daripada yang Anda pikirkan.
Dikontruksi pada sebuah bukit pada abad ke-19 untuk Ludwig II, namun isi dari kastil sangatlah revolusioner pada waktu itu : bangunan ini mempunyai air yang mengalir terus menerus dengan toilet yang otomatis flushing di setiap lantainya, serta system penghangat (yang di jaman itu sudah sangat MEWAH banget). Saat ini, Neuschwanstein terletak di perhentian utama perjalanan romantic, menyusuri sejarah Bavaria dengan kota-kota dan kastil-kastilnya yang melegenda.
4. CAPPADOCIA ~ TURKI

Jika memang ada sebuah dongeng tentang negeri magis yang berdasar dari tanah liat, dan pasti tempatnya berasal dari Cappadocia. Daerah yang terkenal ini terletak di tengah Turki dan sangat terkenal untuk kerajinan pot serta formasi batu yang unik, dimana para rakyat zaman dahulu mengukir rumah mereka dan gereja di batu-batu tersebut.
Daerah ini juga terkenal untuk batu aneh dengan formasi yang disebut “Cerobong Peri” yang bisa ditemukan dalam berbagai bentuk seperti Cone, jamur, kolom dan batu lancip. Tradisi tanah liat dan keramik di Turki merupakan kerajinan paling tua di dunia yang bermula dari abad ke-8.
5. HOI AN ~ VIETNAM

Jika Anda sudah pernah ke Vietnam, Anda pasti tidak akan melewatkan Hoi An. Kota kecil yang sangat penuh warna, magis, serta luar biasa indah ini adalah lebih seperti rumah bagi lentera sutra. Terletak di pantai Laut Cina Selatan, kota ini pada dulunya merupakan pelabuhan penting dan pusat perdagangan.
Saat ini, banyak traveler dan backpacker menemukan negeri dongeng pada kota ini dan tidak bisa mengalihkan diri dari pesonanya. Atmosfir Hoi An merupakan sebuah gabungan yang indah dari keramahan para penduduknya, serta arsitekturnya yang seperti keluar dari Negeri dongeng, dan tidak heran kalau kota ini menjadi salah satu kota tujuan paling diincar di Asia Tenggara.
6. GREENLAND

Tidak tersentuh, terpencil, dan sulit dijangkau, Greenland adalah sebuah alam liar dimana banyak jalan yang belum ada, pemandangan yang belum terjamah dan tentu saja membuat mulut Anda menganga lebar-lebar.
Dengan tidak adanya pohon, jalan, dan serta hampir tidak ada orang, pulau ini tentu saja membuat Anda berpikir lebih banyak diisi oleh Dwarf daripada manusia. Meskipun dingin, Greenland adalah sebuah tempat yang tidak terlupakan dengan auroranya yang magis dan rumah-rumahnya yang berwarna-warni.
7. VENICE ~ ITALY

Venesia sangat sulit ditandingi. Arsitektur yang membuat Anda terpelongo, kanal-kanal yang unik, serta percampuran dari pemandangan fantastis dan atmosfir luar biasa adalah sesuatu yang tidak dimiliki oleh sembarang tempat. Venesia seperti diimpor dari dimensi lain, meskipun Koran New York Time mendeskripsikannya sebagai “Tidak diragukan sebagai kota paling indah yang dibangun oleh manusia.”
Terletak sepanjang 117 pulau kecil, Venesia mempunyai 455 jembatan, ratusan kanal dimana gondola romantic mengayuh perahu mereka melalui kota. Tentu saja ini adalah rumah dari Karnival venesia yang terkenal, Venice Biennale dan the Venice Film Festival. Gimana? Siap-siap bawa calon Anda kesini, dijamin langsung diterima lamarannya.
8. KATHMANDU ~ NEPAL

Indah dan Spiritual, ibukota Nepal, Kathmandu, benar-benar sebuah tempat magis bagi Anda. Dikelilingi oleh gunung-gunung besar, kota ini diisi dengan atmosfir indah, suara dan wangi eksotis dan kuil-kuil yang membuat Anda terkagum-kagum.
Meskipun Kathmandu adalah kota terbesar di Negara tersebut, kota ini memelihara aura fantasi dari kuil-kuil kuno, altar, serta arsitektur tradisional. Nampaknya tidak sia-sia Kathmandu dipanggil “Tanah Para Dewa” dikarenakan Kathmandu tidak terlihat seperti berada di dunia.
9. HUTAN BAMBU ~ JEPANG

Meskipun berlokasi di Kyoto, Jepang, dan tidak berhubungan dengan film, pemandangan Hutan Bambu menyerupai latar di film "Crouching Tiger, Hidden Dragon" or "House of Flying Daggers". Tidak heran kalau Anda membayangkan jadi Samurai dan berkelana di hutan ini dengan pedang Anda.
Hutan ini adalah sebuah contoh dari beratus-ratus hutan yang mengagumkan di Asia Tenggara. Bambu memang memainkan sebuah peran penting dalam budaya asia - sebagai lambang dari umur panjang di China, symbol persahabatan di India dan di Jepang, banyak kuil Shinto dikelilingi oleh hutan Bambu – dianggap sebagai penghalang suci untuk menghalau roh jahat.
10. SINTRA ~ PORTUGAL

Portugal mungkin terkenal dengan sepak bolanya bagi Anda. Tapi siapa sangka Portugal mempunyai puteri-puteri yang berkeliaran di kota Sintra. Semua orang yang mengunjungi kota magis ini, terletak tidak terlalu jauh dari Lisbon, dapat melihat keindahannya.
Istana Perrna, the Castelo dos Mouros (Kastil The Mouro), dan Palácio Nacional de Sintra (Istana Nasional Sintra) adalah tiga istana di kota itu yang sangat menakjubkan. Juga jangan lupa perhitungkan bahwa Pergunungan Sintra merupakan taman yang paling besar di Lisbon yang juga menambahkan pesona misterius kota ini.
Menakjubkan bukan? Nah, kalau Anda masih penasaran dengan kota-kota dongeng yang ada pada kehidupan nyata diatas, Anda dapat segera merencanakan untuk dapat berkunjung kesana.
sumber
Rabu, 19 Februari 2014
10 Teknologi Tinggi Milik Nenek Moyang Bangsa Indonesia
Teknologi Kuno Bangsa Indonesia yang Canggih - Di zaman dahulu kala, para nenek moyang kita sudah menemukan banyak penemuan yang terbilang canggih. Tetapi sayang sekali banyak orang Indonesia sendiri tidak menyadarinya. Kali ini Indonesiatop.blogspot akan menulis beberapa teknologi kuno nenek moyang Indonesia.
1. Borobudur: bukti kecanggihan teknologi dan arsitektur

Borobudur adalah candi yang diperkirakan mulai dibangun sekitar 824 M oleh Raja Mataram bernama Samaratungga dari wangsa Syailendra. Borobudur merupakan bangunan candi yang sangat megah.
Tidak dapat dibayangkan bagaimana nenek moyang kita membangun Borobudur yang demikian berat dapat berdiri kokoh dengan tanpa perlu memakukan ratusan paku bumi untuk mengokohkan pondasinya, tak terbayangkan pula bagaimana batu-batu yang membentuk Borobudur itu dibentuk dan diangkut ke area pembangunan di atas bukit.
Bahkan dengan kecanggihan yang ada pada masa kini, sulit membangun sebuah candi yang mampu menyamai candi Borobudur. Borobudur juga mengadopsi Konsep Fraktal.
Fraktal adalah bentuk geometris yang memiliki elemen-elemen yang mirip dengan bentuknya secara keseluruhan.
Candi borobudur sendiri adalah stupa raksasa yang di dalamnya terdiri dari stupa-stupa lain yang lebih kecil. Terus hingga ketidakberhinggaan. Sungguh mengagumkan nenek moyang kita sudah memiliki pengetahuan seperti itu. Bangunan Candi Borobudur benar-benar bangunan yang luar biasa.
2. Kapal Jung Jawa: Teknologi kapal raksasa
Jauh sebelum Cheng Ho dan Columbus, para penjelajah laut Nusantara sudah melintasi sepertiga bola dunia. Meskipun sejak 500 tahun sebelum Masehi orang-orang China sudah mengembangkan beragam jenis kapal dalam berbagai ukuran, hingga abad VII kecil sekali peran kapal China dalam pelayaran laut lepas.
Dalam catatan perjalanan keagamaan I-Tsing (671-695 M) dari Kanton ke Perguruan Nalanda di India Selatan disebutkan bahwa ia menggunakan kapal Sriwijaya, negeri yang ketika itu menguasai lalu lintas pelayaran di ”Laut Selatan”.
Pelaut Portugis yang menjelajahi samudera pada pertengahan abad ke-16 Diego de Couto dalam buku Da Asia, terbit tahun 1645 menyebutkan, orang Jawa lebih dulu berlayar sampai ke Tanjung Harapan, Afrika, dan Madagaskar.
Ia mendapati penduduk Tanjung Harapan awal abad ke-16 berkulit cokelat seperti orang Jawa. Mereka mengaku keturunan Jawa, kata Couto, sebagaimana dikutip Anthony Reid dalam buku Sejarah Modern Awal Asia Tenggara.
Menurut relief kapal di Candi Borobudur membuktikan bahwa sejak dulu nenek moyang kita telah menguasai teknik pembuatan kapal. Kapal Borobudur telah memainkan peran utama dalam segala hal dalam bahasa Jawa pelayaran, selama ratusan ratus tahun sebelum abad ke-13.
Memasuki abad ke-8 awal, kapal Borobudur digeser oleh Jung besar Jawa, dengan tiga atau empat layar sebagai Jung. Kata Jung digunakan pertama kali dalam perjalanan biksu Odrico jurnal, Jonhan de Marignolli, dan Ibn Battuta berlayar ke Nusantara, awal abad ke-14.
Mereka memuji kehebatan kapal Jawa raksasa sebagai penguasa laut Asia Tenggara. Teknologi pembuatan Jung tak jauh berbeda dari karya kapal Borobudur; seluruh badan kapal dibangun tanpa menggunakan paku.
Disebutkan, jung Nusantara memiliki empat tiang layar, terbuat dari papan berlapis empat serta mampu menahan tembakan meriam kapal-kapal Portugis.
Bobot jung rata-rata sekitar 600 ton, melebihi kapal perang Portugis. Jung terbesar dari Kerajaan Demak bobotnya mencapai 1.000 ton yang digunakan sebagai pengangkut pasukan Nusantara untuk menyerang armada Portugis di Malaka pada 1513. Bisa dikatakan, kapal jung Nusantara ini disandingkan dengan kapal induk di era modern sekarang ini.
3. Keris: kecanggihan teknologi penempaan logam
Teknologi logam sudah lama berkembang sejak awal masehi di nusantara. Para empu sudah mengenal berbagai kualitas kekerasan logam. Keris memiliki teknologi penempaan besi yang luar biasa untuk ukuran masyarakat di masa lampau.
Keris dibuat dengan teknik penempaan, bukan dicor. Teknik penempaan disertai pelipatan berguna untuk mencari kemurniaan besi, yang mana pada waktu itu bahan-bahan besi masih komposit dengan materi-materi alam lainnya.
Keris yang mulanya dari lembaran besi yang dilipat-lipat hingga kadang sampai ribuan kali lipatan sepertinya akan tetap senilai dengan prosesnya yang unik, menarik dan sulit. Perkembangan teknologi tempa tersebut mampu menciptakan satu teknik tempa Tosan Aji ( Tosan = besi, Aji = berharga).
Pemilihan akan batu meteorit yang mengandung unsur titanium sebagai bahan keris, juga merupakan penemuan nenek moyang kita yang mengagumkan. Titanium lebih dikenal sebagai bahan terbaik untuk membuat keris karena sifatnya ringan namun sangat kuat.
Kesulitan dalam membuat keris dari bahan titanium adalah titik leburnya yang mencapai 60 ribu derajat celcius, jauh dari titik lebur besi, baja atau nikel yang berkisar 10 ribu derajat celcius.
Titanium ternyata memiliki banyak keunggulan dibandingkan jenis unsur logam lainnya. Unsur titanium itu keras, kuat, ringan, tahan panas, dan juga tahan karat.
Unsur logam titanium baru ditemukan sebagai unsur logam mandiri pada sekitar tahun 1940, dan logam yang kekerasannya melebihi baja namun jauh lebih ringan dari besi. Dalam peradaban modern sekarang, titanium dimanfaatkan orang untuk membuat pelapis hidung pesawat angkasa luar, serta ujung roket dan peluru kendali antar benua.
4. Benteng Keraton Buton: Arsitektur bangunan untuk pertahanan
Di Buton, Sulawesi Tenggara ada Benteng yang dibangun di atas bukit seluas kurang lebih 20,7 hektar. Benteng yang merupakan bekas ibukota Kesultanan Buton ini memiliki bentuk arsitek yang cukup unik, terbuat dari batu kapur.
Benteng yang berbentuk lingkaran ini memiliki panjang keliling 2.740 meter. Benteng ini memiliki 12 pintu gerbang dan 16 pos jaga / kubu pertahanan (bastion) yang dalam bahasa setempat disebut baluara.
Tiap pintu gerbang (lawa) dan baluara dikawal 4-6 meriam. Jumlah meriam seluruhnya 52 buah. Pada pojok kanan sebelah selatan terdapat godana-oba (gudang mesiu) dan gudang peluru di sebelah kiri.
Letaknya pada puncak bukit yang cukup tinggi dengan lereng yang cukup terjal memungkinkan tempat ini sebagai tempat pertahanan terbaik di zamannya. Benteng ini menunjukkan betapa hebatnya ahli bangunan nenek moyang kita dalam membuat teknologi bangunan untuk pertahanan.
5. Si Gale gale: Teknologi Robot tradisional Nusantara
Orang Toba Batak Sumatra utara pada zaman dahulu sudah bisa membuat robot tradisional yang dikenal dengan sebutan si gale-gale. Boneka ini menguasai sistem kompleks tali yang dibuat sedemikian rupa. Melalui tali yang ditarik ulur inilah boneka itu dapat membungkuk dan menggerakan “tangannya” sebagai mana layaknya orang menari.
Menurut cerita, Seorang Raja dari Suku Karo di Samosir membuat patung dari kayu untuk mengenang anak satu-satunya yang meninggal dunia. Patung kayu tersebut dapat menari-nari yang digerakkan oleh beberapa orang. Sigale - gale dimainkan dengan iringan musik tradisional khas Batak.
Boneka yang tingginya mencapai satu setengah meter tersebut diberi kostum tradisional Batak. Bahkan semua gerak-geriknya yang muncul selama pertunjukan menciptakan kesan-kesan dari contoh model manusia.
Kepalanya bisa diputar ke samping kanan dan kiri, mata dan lidahnya dapat bergerak, kedua tangan bergerak seperti tangan-tangan manusia yang menari serta dapat menurunkan badannya lebih rendah seperti jongkok waktu menari.
Si gale-gale merupakan bukti bahwa nenek moyang kita sudah dapat membuat boneka mekanikal atau robot walau dalam bentuk yang sederhana. Robot tersebut diciptakan untuk dapat meniru gerakan manusia.
6. Pengindelan Danau Tasikardi, Banten : Kecanggihan Teknologi Penjernihan Air
Nenek moyang kita ternyata sudah mengembangkan teknologi penyaringan air bersih. Sekitar abad ke16-17 Kesultanan Banten telah membangun Bangunan penjernih air untuk menyaring air yang berasal dari Waduk Tasikardi ke Keraton Surosowan.
Proses penjernihannya tergolong sudah maju. Sebelum masuk ke Surosowan, air yang kotor dan keruh dari Tasik Ardi disalurkan dan disaring melalui tiga bangunan bernama Pengindelan Putih, Abang, dan Emas.
Di tiap pengindelan ini, air diproses dengan mengendapkan dan menyaring kotoran. Air selanjutnya mengalir ke Surosowan lewat serangkaian pipa panjang yang terbuat dari tanah liat dengan diameter kurang lebih 40 cm.
Terlihat sekali bahwa pada masa tersebut sudah mampu menguasai teknologi pengolahan air keruh menjadi air layak pakai.
Danau Tasik Ardi sendiri merupakan danau buatan. Sebagai situs sejarah, keberadaan danau ini adalah bukti kegemilangan peradaban Kesultanan Banten pada masa lalu.
Untuk ukuran saat itu, membuat waduk atau danau buatan untuk mengairi areal pertanian dan memenuhi kebutuhan pasokan air bagi penduduk merupakan terobosan yang cemerlang.
7. Karinding: Teknologi pengusir hama dengan gelombang suara
Ternyata nenek moyang dan leluhur kita mempunyai suatu alat musik tiup tradisional yang berfungsi sebagai hiburan sekaligus pengusir hama.
Alat musik dari Sunda ini terbuat dari pelepah kawung atau bambu berukuran 20 x 1 cm yang dipotong menjadi tiga bagian yaitu bagian jarum tempat keluarnya nada (disebut cecet ucing atau ekor kucing), pembatas jarum, dan bagian ujung yang disebut panenggeul (pemukul).
Jika bagian panenggeul dipukul, maka bagian jarum akan bergetar dan ketika dirapatkan ke rongga mulut, maka akan mengtinjauankan bunyi yang khas.
Alat ini bukan cuma untuk menghibur tapi juga ternyata berfungsi mengusir hama di kebun atau di ladang pertanian. Suara yang ditinjauankan oleh karinding ternyata mengtinjauankan gelombang low decibel yang menyakitkan hama sehingga mereka menjauhi ladang pertanian.
Frekuensi suara yang dikeluarkan oleh alat musik tersebut menyakitkan bagi hama tersebut, atau bisa dikatakan frekuensi suaranya melebihi dari rentang frekuensi suara hama tersebut, sehingga hama tersebut akan panik dan terganggu konsentrasinya.
Kecanggihan Karinding sebagai bukti bahwa nenek moyang kita sejak dulu sudah mampu menciptakan alat yang mengtinjauankan gelombang suara. Ini adalah alat mengusir hama yang aman bagi lingkungan. Dibutuhkan perhitungan yang teliti untuk menciptakan alat musik seperti itu.
8. Rumah Gadang: Arsitektur Rumah Aman Gempa
Para nenek moyang orang Minang ternyata berpikiran futuristik alias jauh maju melampaui zamannya dalam membangun rumah. Konstruksi rumah gadang ternyata telah dirancang untuk menahan gempuran gempa bumi.
Rumah gadang di Sumatera Barat membuktikan ketangguhan rekayasa konstruksi yang memiliki daya lentur dan soliditas saat terjadi guncangan gempa hingga berkekuatan di atas 8 skala richter.
Bentuk rumah gadang membuat Rumah Gadang tetap stabil menerima guncangan dari bumi. Getaran yang datang dari tanah terhadap bangunan terdistribusi ke semua bangunan.
Rumah gadang tidak menggunakan paku sebagai pengikat, tetapi berupa pasak sebagai sambungan membuat bangunan memiliki sifat sangat lentur.
Selain itu kaki atau tiang bangunan bagian bawah tidak pernah menyentuh bumi atau tanah. Tapak tiang dialas dengan batu sandi.
Batu ini berfungsi sebagai peredam getaran gelombang dari tanah, sehingga tidak mempengaruhi bangunan di atasnya. Kalau ada getaran gempa bumi, Rumah Gadang hanya akan berayun atau bergoyang mengikuti gelombang yang ditimbulkan getaran tersebut
Darmansyah, ahli konstruksi dari Lembaga Penanggulangan Bencana Alam, Sumatera Barat menyebutkan, dari sisi ilmu konstruksi bangunan rumah gadang jauh lebih maju setidaknya 300 tahun dibanding konstruksi yang ada di dunia pada zamannya.
9. Tempe: Pemanfaatan bioteknologi untuk makanan
Tempe merupakan tinjauan bioteknologi sederhana khas Indonesia. Nenek moyang bangsa Indonesia telah menggunakan Rhizopus untuk membuat tempe dari kedelai. Semua ini adalah penggunaan mikroba atau mikroorganisme pada tingkat sel untuk tujuan pangan.
Sebenarnya mengolah kedelai dengan ragi juga dilakukan di negara lain seperti China, Jepang, India, dll. Tetapi yang menggunakan Rhizopus hanya di Indonesia saja. Jadi kemampuan membuat tempe kedelai adalah penemuan orang Indonesia.
Tempe sudah dikenal sejak berabad-abad lalu di Nusantara. Dalam bab 3 dan bab 12 manuskrip Serat Centhini dengan seting Jawa abad ke-16 telah ditemukan kata tempe.
Kini, tempe sudah merambah manca negara, tidak saja karena rasa dan aromanya, namun juga karena kandungan gizinya. Penemuan tempe adalah sumbangan nenek moyang kita pada seni masak dunia.
10. Pranata Mangsa: Sistem penanggalan musim bukti kepandaian ilmu astronomi nenek moyang kita
Seperti kebudayaan-kebudayaan lain di dunia, masyarakat asli Indonesia sudah sejak lama menaruh perhatian pada langit. Pengamatan langit digunakan dalam pertanian dan pelayaran.
Dalam masyarakat Jawa dikenal pranatamangsa, yaitu peramalan musim berdasarkan gejala-gejala alam, dan umumnya berhubungan dengan tata letak bintang di langit.
Menurut Daldjoeni di bukunya Penanggalan Pertanian Jawa Pranata Mangsa, Pranata Mangsa tergolong penemuan brilian. Kompleksitasnya tak kalah bobot dari sistem penanggalan yang ditemukan bangsa Mesir Kuno, China, Maya, dan Burma. Lebih-lebih jika dibandingkan dengan model Farming Almanac ala Amerika, Pranata Mangsa jauh lebih maju.
Meskipun teknologi sudah semakin canggih seperti sekarang ini, penerapan perhitungan pranata mangsa masih relevan. Hal itu dikarenakan nenek moyang kita dulu mempelajari gejala-gejala alam seperti musim hujan/kemarau, musim tanaman berbunga/berbuah, posisi rasi bintang, pengaruh bulan purnama, dan sebagainya. Dengan mempelajari gejala-gejala alam tersebut nenek moyang kita dapat lebih menghargai kelestarian alam.
Sebenarnya masih banyak teknologi-teknologi yang digunakan nenek moyang kita yang tidak dituliskan disini.
Dari penemuan-penemuan itu sebenarnya sejak dulu bangsa Indonesia sudah mampu menguasai teknologi canggih di zamannya maka tidak pantas lah bila kita menyombongkan diri sebagai generasi sekarang bila kita tidak menghargai dan mengapresiasi leluhur kita.
Nenek moyang kita telah bertinjauan membangun candi-candi yang sangat indah arsitekturnya dan bertahan ratusan tahun.
Nenek moyang kita juga membangun armada laut yang telah mengarungi samudra luas.
Nenek moyang kita juga telah menemukan benda-benda yang tebilang sederhana tapi banyak manfaatnya.
Itu semua bukti bahwa nenek moyang kita sangat cerdas. Penjajahlah yang telah membuat kita lemah dan kurang percaya diri. Karena itu, setelah menjadi bangsa yang merdeka kita harus dapat bangkit kembali untuk mensejajarkan diri dengan bangsa lain yang telah maju.
sumber
Jumat, 14 Februari 2014
10 Bandara Paling indah Di Dunia
1. Beijing International Airport
Bandar Udara Internasional Ibu Kota Beijing (Hanzi: 北京首都國際機場) adalah bandar udara internasional di Beijing, Republik Rakyat Cina. Bandar udara ini memiliki kode bandar udara IATA PEK. Bandara ini merupakan bandar udara kedua tersibuk di dunia.
Bandar Udara Internasional Ibu Kota Beijing (Hanzi: 北京首都國際機場) adalah bandar udara internasional di Beijing, Republik Rakyat Cina. Bandar udara ini memiliki kode bandar udara IATA PEK. Bandara ini merupakan bandar udara kedua tersibuk di dunia.
2. Kansai International Airport, Osaka, Jepang
Bandar Udara Internasional Kansai {関西国際空港 Kansai Kokusai Kūkō)(IATA: KIX, ICAO: RJBB), adalah sebuah bandara internasional yang terletak di sebuah pulau di tengah-tengah Teluk Osaka, jauh dari pantai distrik Sennan di Osaka, Jepang. Bandara ini disebut juga sebagai Osaka Airport dalam bahasa Inggris, dan sebagai 関空 (Kankū) dalam bahasa Jepang (jangan dibingungkan dengan bandara lain bernama Bandar Udara Internasional Osaka yang terletak lebih dekat dengan kota Osaka).
3. Chek Lap Kok Airport, Hongkong
Bandar Udara Internasional Hong Kong (b. Inggris: Hong Kong International Airport atau HKIA) adalah bandara internasional yang melayani daerah Hong Kong, Republik Rakyat Cina dengan kode IATA HKG dan kode ICAO VHHH. Nama lain dari bandara ini adalah Bandara Chek Lap Kok.
Bandara ini terletak di pulau Chek Lap Kok dan sejak dibuka pada tahun 1998, menjadi salah satu pusat transit yang penting di dunia karena posisinya yang strategis. Bandara berkapasitas sebesar 45 juta penumpang dengan 3 juta ton kargo dan setelah landas pacu kedua dibuka pada Mei 1999, kapasitas meningkat menjadi 87 juta penumpang dan 9 juta ton kargo. Bandara yang menjadi pusat operasi Cathay Pacific, Dragonair, Air Hong Kong, CR Airways, dan Hong Kong Express ini mendapatkan penghargaan sebagai bandara terbaik dari majalah Skytrax selama lima tahun berturut-turut (2001-2005).
Saat ini terdapat 2 buah landas pacu dengan panjang 3.800 meter dan selebar 60 meter. Nama landasan tersebut adalah 07L/25R dan 07R/25L yang berarti bisa juga dibedakan sebagai landasan.
4. Marrakech Menara Airport, Morocco
Bandar Udara Internasional Menara (Bahasa Arab مطار مراكش المنارة) (IATA: RAK, ICAO: GMMX) di Marrakech, Maroko, ialah sebuah fasilitas internasional kecil yang menerima beberapa penerbangan dari Eropa, Casablanca dan beberapa negara Arab.
Landasan pacu bandara ini dapat didarati oleh Boeing 747
5. Incheon International Airport, Korsel
Bandar Udara Internasional Incheon (IATA: ICN, ICAO: RKSI) (Hangul: 인천국제공항; Hanja: 仁川國際空港) adalah bandar udara terbesar di Korea Selatan dan merupakan salah satu yang terbesar di Asia. Bandara ini menggantikan Bandara Internasional Gimpo yang sekarang distatuskan sebagai bandara domestik kecuali penerbangan international ke Bandara Internasional Haneda di Tokyo, Jepang dan Bandara Internasional Hongqiao di Shanghai, RRC. Menurut survei dari Global Traveller bandara ini merupakan yang terbaik di dunia selama tiga tahun berturut-turut dari tahun 2006, 2007 dan 2008. Berperan sebagai bandara penghubung untuk kawasan Asia Timur, terdapat 63 maskapai penerbangan yang melayani penerbangan ke bandara ini.
6. Denver International Airport, USA
Bandara Internasional Denver adalah bandara internasional Denver, Amerika Serikat dengan kode IATA DEN. Dengan luas 140 km2 (53 mil2), maka bandara ini menjadi bandara terluas di Amerika Serikat atau ketiga terbesar di dunia. Landasan pacu 16R/34L menjadi landasan pacu terpanjang yang dapat digunakan secara umum di Amerika Serikat.
Pada tahun 2009, Bandar Udara Internasional Denver merupakan bandara tersibuk ke-10 di dunia berdasarkan lalu lintas penumpang, yaitu sebesar 50.167.485 penumpang. Bandara ini juga menempati posisi ke-4 bandara tersibuk di dunia berdasarkan jumlah pergerakan pesawat, yaitu sebesar 600.606 kali.
7. Sondika Airport, Bilbao, Spanyol
Bandar Udara Bilbao (BIO/LEBB) merupakan bandar udara yang terletak di Bilbao, sebelah utara Spanyol.
8. Carrasco International Airport, Uruguay
Bandar Udara Internasional Carrasco General Cesáreo L. Berisso (IATA: MVD, ICAO: SUMU) adalah bandar udara terbesar di Uruguay yang melayani ibukota Montevideo. Bandara ini lokasinya di bagian barat laut kota Ciudad de la Costa di Departemen Canelones, yang berjarak 5 km dari Montevideo. Bandara ini melayani 1.236.415 penumpang tahun 2008, dan diproyeksikan akan melayani lebih dari 1.500.000 penumpang pada tahun 2010.
9. John F. Kennedy Airport, New York City, USA
Bandara Internasional John F. Kennedy (IATA: JFK, ICAO: EWR) adalah bandara internasional yang terletak di Jamaica, Queens kota New York, negara bagian New York, Amerika Serikat.
Bandara ini merupakan salah satu gerbang masuk ke Amerika Serikat dan merupakan penghubung utama JetBlue Airways yang terletak di Terminal 6. JFK juga dipakai sebagai penghubung kedua American Airlines yang terletak di Terminal 8 dan 9. Delta Airlines memakai bandara ini sebagai penghubung keempat terbesar mereka di Terminal 2 dan 3. British Airways memakai bandara ini sebagai penghubung kota London dengan frekuensi penerbangan 8 kali sehari dan United Airways memakainya dengan frekuensi penerbangan 16 kali sehari.
Bandara ini dioperasikan oleh Port Authority of New York and New Jersey. Port Authority of New York and New Jersey juga mengoperasikan Bandara Internasional Newark Liberty, Bandara LaGuardia, dan Bandara Teterbor.
10. Barajas Airport, Madrid, Spanyol
Bandara Internasional Barajas Madrid (IATA: MAD, ICAO: LEMD), terletak di timur laut pusat kota Madrid (40°28′20″LU,3°33′39″BB), adalah pintu gerbang internasional dan domestik terpenting di Spanyol. Bandara ini dibuka pada 1928, dan kini telah berkembang menjadi salah satu pusat penerbangan terpenting di Eropa.
Barajas berfungsi sebagai pintu gerbang ke jazirah Iberia dari seluruh bagian Eropa dan dunia, khususnya Amerika Latin. Pada 2005, 41.963.197 penumpang menggunakan Barajas; bandara ini menduduki peringkat ke-12 dunia—dan ke-5 Eropa—sebagai bandara paling sibuk.. Barajas adalah pusat (hub) utama dan basis pemeliharaan Iberia Airlines. Akibatnya, Iberia bertanggung jawab atas sekitar 60 persen lalu lintas di Barajas
sumber
Langganan:
Postingan (Atom)